Kamis, 25 April 2013

Apa itu Bahagia?

Bahagia itu sederhana,
Sesederhana berada disamping teman
yang bisa membuat kita tertawa
Dan melupakan sejenak semua beban di hati

Bahagia itu sederhana,
Sesederhana mengikhlaskan dia yang pernah kita sayangi
Melanjutkan langkah hidupnya bersama yang lain

Bahagia itu sederhana,
Sesederhana mencoba membuka hati untuk dia yang baru
Yang berusaha tidak menghakimi, tetapi memahami

Bahagia itu sederhana,
Sesederhana menemukan kembali arti hidup
ditengah keterpurukan yang melanda hari

Dan Bahagia itu sederhana,
Sesederhana menatapmu, menyentuhmu,
dan senyum diwajahku tak henti menari.

Sabtu, 20 April 2013

Semoga Tidak Kamu Lagi

Ada rasa sedih saat melihatmu bahagia. 
Bukan karena aku tidak ingin kamu bahagia, melainkan karena bukan aku yang membahagiakanmu.
Itu menyakitkan, seperti pukulan yang sebenarnya ingin buatku tersadar. 
Mungkin ini waktu untuk aku terpuruk, supaya aku dapat melihat Tuhan memakai kenangan ini untuk buatku dipenuhi kesiapan, sehingga doa dapat melahirkan semangat dan kemudian buatku bangkit.

Namun ketahuilah sebelum aku sudah tak lagi mencintaimu, ini darahku mengalir membawa bayang-bayangmu mengelilingi tubuhku dan jantungku berdenting demi kau menari-nari di pikiranku. 
Ada satu hal yang sampai hari ini masih membuat aku bangga menjadi aku, itu karena aku mampu terima kamu apa adanya.

Aku meminta ampun kepada Tuhan, sebab aku pernah berharap kalau suatu saat, ketika angin menghempasku hilang dari daya ingatmu, aku ingin tak pernah lagi menginjak bumi. 
Sebab hidup jadi terasa bagaikan dinding yang dingin. 
Aku harus menjadi paku, sebab kamu bagai lukisan dan cinta itu palunya. 
Memukul aku, memukul aku dan memukul aku sampai aku benar-benar menancap kuat.

Pada akhirnya, semoga, tidak kamu lagi yang aku lihat sebagai satu-satunya cahaya di dalam pejamku sebelum pulas.

(Karya: Zarry Hendrik)

Dan ya, aku sungguh berdoa, Semoga Tidak Kamu Lagi... :)

Kamis, 18 April 2013

Dear God, I need them :)


Tuhan,
Aku tidak pernah ingin meminta lebih dari ini
Yang aku inginkan saat ini hanya mereka, yang selalu bisa membuatku tersenyum
Apakah ini permintaan yang terlalu berlebihan?

Tuhan,
Bila mereka tidak ada disini, maukah Engkau tetap menggenggam tanganku?
Bisakah air mata itu terhapus dengan damai-Mu?
Berikan aku bahu untuk bersandar, hati untuk berbagi.

Tuhan,
Kuatkan aku tanpa mereka. Aku tidak pernah merasa selemah ini
Aku ingin maju, tuntunlah aku. Jangan biarkan aku tetap disini
Aku membutuhkan mereka, lebih dari apapun.
Teman yang tidak menghakimi, tetapi teman yang memahami.

Tuhan,
Bila tiba waktunya nanti, aku mohon jangan ada airmata lagi
Siapa yang akan menghapusnya untukku, bila tak ada mereka disisi
Dan bila aku terjatuh, sambut aku dengan tanganMu,
Jangan biarkan aku sendiri, aku takkan bisa melewati ini

Tuhan,
Sampaikan salam bahagia dariku untuknya
Karena bahagianya, adalah bahagiaku juga
Setiap senyumnya, kelak akan jadi senyumku pula
Ikhlaskan hati ini, buanglah segala deritanya
Dan aku yakin, Engkau telah menuliskan yang terbaik untukku dan untuknya :)

Rabu, 17 April 2013

Balada Tequila (Part.2)

Mari kita lanjutkan kejadian di malam naas itu pemirsa. Malam dimana dua sosok wanita setengah gila sedang asik menikmati alunan musik sang DJ sambil bergoyang ala belatung kepanasan. Waktu setempat sudah menunjukkan hampir pukul 2 dini hari. Bermandikan keringat dan gairah anak muda (yaelah bro...), gue yang entah bagaimana ceritanya tau-tau udah punya pasangan ngedance. Dia adalah sesosok pria rupawan, berkaos putih, dengan kemeja kotak-kotak lengan panjang diluarnya. Gue curiga dia tim sukses Jokowi. Mati cajalaaaahhh.

Gue yang masih setengah sadar, yakin-yakin aja kalo pria ini adalah pria baik-baik. Masih muda juga, seumuran gue lah. Ditengan-tengah bisingnya suasana club malam itu, dia mulai ngajakin ngobrol sambil tetap bergoyang ala belatung kepanasan, ngikutin goyangan gue ceritanya. Hihihihi.

Pria Rupawan  : Namanya siapa?
Gue                 : Yuta, Lo siapa?
Pria Rupawan  : Gue RasTIIIIIITTTTTTTT
Gue                 : Ooh... (Padahal aseli gue ngga denger dia bilang apa)
Pria Rupawan  : Kuliah apa kerja? Lagi liburan nih?
Gue                 : Kerja, iya lagi liburan. Lo dari mana?
Pria rupawan   : Gue dari Jakarta. Lagi liburan sama temen-temen (sambil nunjuk kearah temen2nya). Kerja dimana?
Gue                 : Wah sama dong gue juga di Jakarta. Gue dokter hewan. (matik. napa gue ngga ngibul aja sih?)
Pria Rupawan  : (excited) Waahh, kebetulan banget! Lo jakarta dimana? Gue di Tomat. Jaga di klinik mana?
Gue                 : (ikutan excited) waaah deket rumah gue dong, gue di Pandan! Lo kerja apa kuliah?
Pria Rupawan  : Kerja. Lo jaga dimana tadi?
Gue                 : (ketawa ngeles) hehehe emang harus ya, gue bilang? Jangan ah, jaga nama baik institusi. (Gaya lo, Yu!)
Pria Rupawan  : Hahahaha oke gapapa. Kapan balik ke Jakarta? Nginep dimana?
Gue                 : Besok malem udah balik. Gue di Jalan Majapahit. Lo balik kapan?

(ini sumpah percakapan ngga kreatip banget, kerjaan gue cuman nanya balik apa yang udah dia tanyain ke gue hahahahaha)

Pria Rupawan  : Yaah cepet amat sih baliknya. Gue balik kamis. Pesawat jam berapa besok?
Gue                 : Malem sih... Hahahahha... (gue mulai ngga jelas, setengah sadar, mulai joget-joget ngga jelas lagi)

Lalu gue teringat sama si Pohon. Mana ni anak? Jangan-jangan udah dibawa kabur bule lagi. Ternyata Pohon udah minggir, lagi nyenderan di meja bar.
Si Pohon senyam senyum aja ngeliatin gue udah dapet pasangan. Gue samperin lah dia sebentar.

Pohon   : Mau balik jam berapa? udah setengah tiga nih!
Gue      : Nanggung, kapan lagi kita gila-gilaan. Besok udah balik kan.
Pohon   : Yaudah, gue mau keluar bentar ya, sumpek disini. Ntar kita ketemu di bar luar aja.
Gue      : Oke deh. Ati-ati ya! (Gaya lo, Yu! Lo kali yang kudu hati-hati hihihihi)

Si Pohon pun berjalan pergi meninggalkan gue bersama sang Pria Rupawan. Berikutnya sang Pria Rupawan ini kita sebut saja sebagai 'Rambutan'. Rambutan kemudian ngegandeng gue kembali ke posisi kita semula. Masih setengah sadar, gue dan Rambutan pun mulai larut lagi dengan alunan musik sang DJ. Kebetulan lagu yang diputer lagi 'panas' maka semakin menjadi-jadilah kegilaan kami malam itu. Ketawa-ketawa ngga jelas, sambil terus bergoyang. Sesekali gue sempoyongan mau jatuh, dan Rambutan dengan sigap menopang gue. Uwuwuwuw co cwiiit... :3

Rambutan  : Lo ngga capek? Udah basah gitu rambutnya... (tangannya sambil nyibakin poni gue. Matilaaahh.)
Gue           : Hahahaha bodo amat, besok gue balik. Gue pengen habisin semuanya malem ini hahaha (sumpah gue ga tau gue ngomong apaan)
Rambutan  : Kalo capek kita minggir dulu aja...kasian lo nya... (sambil tetep sigap nangkapin gue yang mau jatoh-jatoh)
Gue           : bentar lagi deeh... (sambil senyum senyum ngga jelas)
Rambutan  : (senyum manis banget) yaudah...

Tiba-tiba sang DJ mulai mainin lagu slow. Inspirasi dari mana gue juga ngga tau, yang jelas Rambutan udah mulai melingkarkan tangannya di pinggang gue. Mati gue. Jadi ini saatnya kita ngedance slow gitu ya? Kayak yang di pilem-pilem gitu? Okelah... gue ngikutin aja. Gue melingkarkan tangan di lehernya. Alamakjaaan. Gue jadi sedih. Udah lama ngga dipeluk. Kebawa suasana hati, gue pun menyenderkan kepala di dadanya si Rambutan. Seolah-olah ngerti apa yang gue rasain, dia senyum aja, ngga ngajak gue ngobrol. Dia meluk gue, gue ngerasa hangat. Kehangatan yang udah lama ngga gue rasain.

Gue mulai mau nangis. Oh My God...kenapa harus gini sih... Sumpah gue sedih... Gue emang butuh banget pelukan. Gue butuh dukungan. Gue butuh orang yang bisa menopang gue saat gue mulai terjatuh. Mata gue udah berkaca-kaca. Gawat. Rambutan ngga boleh sampe tau kalo gue nangis. Bisa kacau. Tapi apa daya, gue emang ngga sekuat itu ternyata. Gue lemah, bahkan dengan hanya sebuah pelukan aja, gue udah teringat semuanya lagi...

Dan seolah-olah bisa ngebaca pikiran gue, Rambutan mulai ngelus-ngelus kepala gue. Oke, sekarang airmata udah ngga bisa ditahan. Bodo amat. Gue ngga peduli. Gue terisak kecil, gue nangis di pundak orang yang ngga gue kenal. Terserah deh, tapi gue ngerasa nyaman. Pelukannya sungguh hangat, sungguh bikin hati gue tenang.

Dan gue berharap, kehangatan yang gue rasakan ini ngga pernah berakhir. Seandainya... (to be continue)

Senin, 15 April 2013

Finally have to post this... :')


I heard that you're settled down
That you found a girl and you're married now.
I heard that your dreams came true.
Guess she gave you things I didn't give to you.

Old friend, why are you so shy?
Ain't like you to hold back or hide from the light.

I hate to turn up out of the blue uninvited
But I couldn't stay away, I couldn't fight it.
I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded
That for me it isn't over.

Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
Don't forget me, I beg
I remember you said,
"Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead,
Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead"

You know how the time flies
Only yesterday was the time of our lives
We were born and raised
In a summer haze
Bound by the surprise of our glory days

I hate to turn up out of the blue uninvited
But I couldn't stay away, I couldn't fight it.
I'd hoped you'd see my face and that you'd be reminded
That for me it isn't over.

Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
Don't forget me, I beg
I remember you said,
"Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead."

Nothing compares
No worries or cares
Regrets and mistakes
They are memories made.
Who would have known how bittersweet this would taste?

Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
Don't forget me, I beg
I remember you said,
"Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead."


(Adele-Someone Like You)

Be Strong, Yuta! Apa yang bisa lebih sakit lagi dari yang sudah kamu alami sampai hari ini, eh?
Yakinlah, majulah, karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa kamu lewati :)

Selasa, 09 April 2013

Balada Tequila (Part. 1)

Jadi ceritanya minggu kemarin gue pergi ke bali buat iseng, sekaligus melakukan ritual buang sial: Dugem.
Nah lho, kenapa dugem aja pake acara ke Bali segala? Karena buat gue, ritual buang sial yang satu ini ngga boleh dilakukan di kota yang sama dengan tempat yang kita tinggali saat ini. Misalnya aja, dulu waktu gue masih di Surabaya, kalo mau ritual buang sial ya ke Jogja dulu. Soalnya menurut gue, semakin jauh lokasi buang sialnya, semakin bagus. Dengan harapan kesialan-kesialan itu akan tertinggal di sana. Dan bisa kembali ke kota tempat tinggal dengan hati yang lebih tenang. Assseeeeeekkkkk....

Sebagai cewek baik-baik, gue bukan orang yang hobi dengan kegiatan macem begituan. Joged-joged ngga jelas, minum-minum yang ngga enak. Cuman ada kalanya, gue perlu melakukan ritual buang sial di tempat begituan. Masa iya buang sial ke Mall? Itu mah buang duit namanya neng. Hihihihi. 

Maka dengan kemantapan hati dan keteguhan iman, berangkatlah gue dan seorang teman, sebut saja Pohon (kalo 'Bunga' udah pasaran). Tempat yang kita tuju apalagi kalo bukan Sky Garden di Legian. Soalnya menurut pohon, yg paling oke ya disitu. Gue sih nurut aja. Berhubung bukan malem minggu dan pas lagi ngga ada event, Sky Garden malam itu biasa-biasa aja. Artinya ngga padat merayap lah. Tapi tetep aja penuh sesak dengan bule-bule gila yang nenggak Bir Bintang kayak nenggak Pocari Sweat aja, lahap bener. Yang gue suka dari tempat ini, pilihan ruangannya banyak. Tinggal pilih mau dugem ala musik apa.
Dan ada ruang terbukanya, jadi kalo udah nyesek didalem, bisa hirup angin segar sambil duduk di bar. Udah gitu ngga bau asap rokok banget. Syukurlah. Si bule-bule pada ngga seberapa doyan isep-isep rokok sih.

Setelah naik-turun keluar-masuk ngeliatin beberapa ruangan, kita mutusin buat masuk ke ruangan di lantai 1. Lupa gue namanya apaan. Yang jelas sepi banget ngga, tapi juga ngga padat banget. Dan banyak anak mudanya. Itu yang penting. Males aja dugem bareng om-om kan. Kemudian si Pohon nanya gue mau pesen minum apaan. Refleks gue sih maunya nyebutin Es Teh Manis. Tapi demi menghindari sabetan gelas dari Pohon, gue sok-sokan liat-liat daftar minumannya. Yang jelas gue ngga ngerti itu apaan. Bukan bidang gue lah pokoknya. Si Pohon berhubung dulu pernah jadi bartender, jadi dia lebih ngerti urusan begituan.  Jadi gue minta Pohon pilihin yang minumannya cocok dengan karakter gue: Manis dan Ceria. Yaelah bro. :))

Pohon : manis dan ceria pala lo!
Gue    : pokoknya gue ngga mau yang pahit! Gue mau yang seger. Kayak pas di jogja dulu. Yang rasa melon gitu.
Pohon : disini ngga ada yang melon. Yaudah lo yg ini aja. Gue pesen yang lain. Ntar kita icip-icip.

Setelah si Pohon pesen ke Bartendernya, si Bartender senyam senyum aja ke arah gue.
Gue          : Kenapa Bli?
Bartender : nih gue bikinin yang manis buat lo, Dok.
Gue          : gue ngga mau mabok Bli!
Bartender : siipp lah Dok. Tenang aja!

Lalu si Bli bartender nyerahin segelas minuman unyu berwarna merah yang mirip-mirip sama strawberry squash. Dan si Pohon dapet segelas Long Island Tea ato apalah itu namanya. Gue cobain minuman gue pelan-pelan. Lumayan lah. seger. Tapi dingin banget. Gue jadi inget sama Slurpee. Trus gue nyobain punya si Pohon. Bah, es teh apaan nih, ngga asik banget. Sambil petantang petenteng dengan gelas masing-masing, gue dan pohon beranjak mendekati dance floor. Musiknya ngga seberapa asik sih, DJ nya belum 'panas' kali nih. Akhirnya kita mundur lagi ke bar sambil senderan ngeliatin bule-bule yang lagi kesurupan. Tiba-tiba bule sebelah gue ngajakin gue bersulang. Okelah, ting! Dan gue kasih senyum gue yang paling manis.

Pohon : ngga turun lo? Buruan!
Gue     : haaah?? apaan? gue ngga denger!!

Ya iya lah gue ngga denger,, orang musiknya kenceng banget. Akhirnya Pohon teriak di telinga gue.

Pohon  : TURUN SAYANG!! JOGED NOOH!!
Gue      : NTAR AH, MASIH SADAR NIH GUE. MALU KALO DILIATIN ORANG!
Pohon  : YAELAH SAMPE SUBUH JUGA LO BAKALAN TETEP SADAR KALI. MINUM LO BEGITUAN!
Gue      : IYA NIH STROBERI NGGA ASIK. NGGA KAYAK YANG MELON!

Akhirnya si Pohon nyeret gue keluar ruangan, balik ke bar outdoor tempat kita pesen minum yang pertama. Trus si Pohon bisik-bisik sama Bli Bartender. Bli Bartender ngangguk-ngangguk. Ngga lama dia nyerahin dua sloki minuman buat gue dan si Pohon.

Bartender : stroberinya ngga asik yah Dok? yang ini aja nih. Tapi se sloki aja yah.
Gue          : apaan nih? enak ngga?
Pohon       : yang ini bisa bikin lo rileks, tapi ngga sampe jackpot kok. Males kali gue ngurusin orang mabok lagi.
Gue           : gue juga males kali sampe mabok. Yaudah ayok!
Pohon       : langsung telen yah! satu, dua...tiga!

Gue dan Pohon pun serentak menenggak satu sloki. Hoeekk. Ngga enak. Gue sruput minuman stroberi gue biar ada efek segernya. Ngga nyampe 5 menit kemudian, sensasi itu datang. Gue ngerasa jadi cewek paling manis sedunia satwa. Yaelah bro.

Refleks bahu gue mulai menari-nari ngikutin suara musik yang kedengeran sampe keluar ruangan. Gue senyum-senyum bahagia. Si Pohon mulai binal.

Bartender  : mantap Dok?
Gue           : siiipp!
Pohon       : gue bilang juga apa!
Gue          : ini apaan sih?
Pohon       : Tequila, satu sloki aja cukup buat kita sampe pagi!
Gue          : HAAAAHH?? MATI GUE!! Kalo gue sekarang lagi hamil, bisa-bisa gue keguguran gara-gara lo!!
Pohon       : sono cari jodoh dulu baru mikirin hamil!

Lalu si Pohon menyeret gue kembali kedalam ruangan. DJ mulai mainin lagu-lagu yang bikin kita panas. Gue dan Pohon, setengah mabok, mulai ambil posisi di pinggran dance floor. Gue nyempil-nyempil cantik diantara lautan bule muda yang asik nge-dance. Sengaja sih, soalnya mereka ngga kurang ajar. Ngga rese. Ngga kayak anak muda lokal yang kadang suka kurang ajar sama cewek-cewek pas lagi dugem. Dipikirnya kita udah mabok beneran kali, jadi bisa diisengin gitu. Sori aje yee!

Gue sangat menikmati alunan musik kencang yang diputer. Gue tunjukkan segala kebolehan nge-dance gue. Bodo amat. Gue dan Pohon mulai joged-joged macam belatung kepanasan. Sambil menebar senyuman manis ke segala penjuru club. Kali aja ada yang nyantol. Hihihihihi.

Dan malam pun makin larut, seiring musik yang makin panas dimainkan sang DJ.
Marilah kita buang segala kesialan malam ini, kawan!
Ngga akan ada lagi yang bisa bikin gue jatuh dan terpuruk! Gue kuat!
Gue akan kembali ke Jakarta dengan hati yang lebih kuat!
Seharusnya... (to be continue)

Jumat, 29 Maret 2013

Renungan Maret

Jadi ini sudah hampir tiba di penghujung Maret...

Dimana seharusnya apa yang terjadi di masa lalu hanyalah bagian dari pembelajaran hidup. Jangan dijadikan penyesalan tak berujung. Seharusnya :)

Kita ini kuat, wahai wanita-wanita yang hatinya tersakiti. Apa yang bisa lebih baik dari mengikhlaskan orang yang kita sayangi mencoba memulai hidup yang lain dengan kebahagiaan barunya? Kadang, apa yang menjadi hal yang terburuk bagi kita, adalah hal terbaik bagi orang lain. Maka sekali lagi, ikhlaskanlah :)

Tuhan punya cara sendiri untuk membalas semua kebaikan dan keburukan yang dilakukan umatNya. Untuk apa mengotori doa-doa kita dengan ucapan penuh keinginan, yang sebenarnya mungkin tidak kita butuhkan pada akhirnya? 

Senyum-mu, akan jadi senyum-ku juga. Maka disetiap bahagiamu, akan ada bahagiaku juga. Itulah arti rasa kita yang sesungguhnya. Dua hati yang saling menyayangi, tapi tak bisa saling mendampingi. Apapun jalan kita ke depan, bila Dia bersuara "Bersatulah!", maka hujan badai sekalipun tak akan memisahkan kita. Sekalipun harus banyak hati yang terlewati, bila memang takdir kita bersama, maka tangan siapa yang dapat menghalang? 

Tidak selamanya apa yang kita tinggalkan di masa lalu hanya akan menjadi angin hitam. Selama rasa itu indah, senyum mana lagi yang bisa hati kecilmu tutupi? Jangan percayakan segala sesuatu nya pada mulutmu, kawan. Percayakanlah pada hatimu, bahkan sendainya itu hanya bagian dari suara terkecil di sudut hatimu. Jadilah pendengar yang baik bagi hatimu sendiri :)

Apa yang kita miliki sekarang, adalah hal terbaik yang Tuhan berikan untuk kita. Tuhan selalu tahu, kapan kita harus disadarkan, dan kapan kita akan diberi kebahagiaan. Tuhan mana yang ingin melihat hamba-Nya selalu menangis. Tuhan itu Adil. Cukup Dia yang tahu, seberapa sakit hati ini menangis, dan seberapa Dia akan kembali memberi kita senyum :) 

Hidup itu memang Tuhan yang mengatur, tapi kita yang menjalani. Pantaskah langkah ini berhenti, hanya karena hati yang tersakiti? Berjuanglah, Kuatlah. Apa yang bisa menyakiti kita lebih dari ini? 
Semua akan jadi lebih baik bila kita yakin melangkah di jalan yang benar. Yakinlah Tuhan akan selalu menguatkan kita bila jalan kita mulai goyah. Tak akan ada lagi tangan yang menopang kita, maka kepada siapa lagi kita meminta pertolongan bila bukan kepada-Nya? 


Selamat Berbahagia, kawan. Kami disini akan baik-baik saja :)
Teruskan langkahmu, maka langkahku akan mengikuti jua. Kuatkan hatimu, maka hatiku akan semakin kuat pula. Tangisi lah apa yang memang pantas untuk kau tangisi. Dan kembalilah, bila memang kembali adalah jalan yang dibisikkan Tuhan untuk kau ikuti.


Karena dua hati yang saling mencinta, memang tidak selamanya harus saling memiliki... :)




Selasa, 20 November 2012

Honto No Jibun

It's November. And it's raining.

Apa yang lebih membahagiakan dari musim hujan dan gaji yang (mau) naik, eh?
Jangan, jangan nilai isi postingan kali ini bakalan tentang Buono atau Shugo Chara. Aku cuman minjem judulnya aja sih :))

Tapi ini tetep ngga jauh-jauh dari Jepang. Jadi ceritanya, ada nenek tua (iya, nenek dan TUA) bernama Mrs.Yuki. Dari namanya udah jelas dong kalo beliau ini orang Spanyol. Iya kan?

Nah, alkisah Mrs.Yuki ini konon katanya adalah seorang guru bahasa jepang di sekolah internasional di daerah Bintaro. Beliau tipikal wanita tua yang jepang banget deh: sepuh, badan bungkuk banget,berjalan tertatih-tatih, rambut putih, dengan gaya berpakaian khas: topi kupluk, kaos oblong, celana tiga perempat, bersepatu keds, dan tas serut ala ransel. Dia sudah tinggal di indonesia selama 25 tahun, tanpa sanak saudara. Untungnya sudah cukup fasih berbahasa Indonesia.

Dia punya kucing kesayangan bernama Nezu. Si Nezu sendiri adalah kucing lokal a.k.a kucing domestik (atau bahasa awamnya: kucing kampung) berwarna hitam-putih, dengan mata belo dan ekor panjang. Jangan bayangin Nezu adalah kucing gendut lucu yang tampan rupawan. Nezu ini kucing yang kurus, dengan bulu yang rontok dan penuh kutu, tapi matanya memancarkan kebahagiaan yang amat sangat. Karena usut punya usut, Nezu ini sangat setia kepada Mrs.Yuki dan beliau juga sangat mencurahkan kasih sayangnya terhadap Nezu. Pasti kalian semua bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang nenek yang sayang banget sama kucingnya, tapi kucingnya bisa kurus dan dekil begitu? Dan sampai sekarang pertanyaan itu tak pernah terjawab...

Ceritanya suatu hari dibulan Juli, Mrs.Yuki datang ke Rumah Sakit membawa Nezu. Katanya sudah beberapa hari Nezu tidak mau makan, terlihat tidak aktif dan diam saja. Setelah kita periksa, poor him, ternyata Nezu mengalami sakit yang namanya Chronic Renal Faliure alias gagal ginjal kronis. Plus bacterial infection yang cukup wah karena nilai WBC nya mencapai 42.000. Kita sudah menyarankan kepada Mrs.Yuki agar Nezu di-opname saja agar perawatan bisa lebih intensif. Tapi beliau tidak mau, katanya kasian Nezu tidak ada yang menemani. Dan beliau juga merasa kesepian dirumah bila tidak ada Nezu.

Okelah, akhirnya si Nezu rawat jalan. Jadi tiap hari Mrs.Yuki datang, Nezu di infus dan disuntik, dan Mrs.Yuki menunggui sampai infus Nezu habis. Sambil terkantuk-kantuk. Sambil membaca semacam kumpulan syair jepang berhuruf kanji. Begitu seterusnya setiap hari selama hampir 2 minggu. FYI aja, Mrs.Yuki pulang-pergi rumah sakit dengan naik taxi. Ragunan-Bintaro. Jangan tanya beliau sudah habis berapa duit deh. Beliau memang (maaf) tampak lusuh sekali. Tapi selalu ada lembaran seratus ribuan dari dompetnya (bukan dompet sih, tapi amplop lusuh berhuruf kanji, kayak tempat angpao gitu. Jepang banget deh pokoknnya). Uang bukan masalah sepertinya, yang penting Nezu sehat.

Kadang kalau lagi ngga sibuk, aku suka mengajak Mrs.Yuki ngobrol. Agak sulit berkomunikasi dengan beliau. Okelah dia bisa bahasa indonesia, tapi sepertinya beliau susah memahami bahasaku, apalagi saat ngejelasin tentang penyakitnya Nezu. Kacau deh pokoknya. Tiap kali aku ngejelasin sesuatu, beliau manggut-manggut dan bilang "Honto ne?". Agak susah menyampaikan ke Mrs.Yuki kalau penyakitnya Nezu ini kemungkinan sembuhnya kecil. Malah beliau pernah memaki-maki dalam bahasa jepang gara-gara kita bilang Nezu bisa aja mati sewaktu-waktu. Tapi secara medis itu emang bener kok :|

Mrs.Yuki cerita, dia bulan September akan pulang ke Tokyo. Nezu harus sembuh, Nezu ingin dia bawa, katanya. Dia bahkan menanyakan persyaratan pengiriman hewan ke jepang. Niat banget deh pokoknya. Sayangnya hal itu hampir tidak mungkin karena Nezu samasekali tidak sehat, dan yang jelas tidak cukup kuat untuk bisa di vaksin. Vaksinasi kan salah satu syarat kirim-kiriman hewan. Tapi lagi-lagi Mrs.Yuki ini ngga ngerti tentang penjelasan kami. Ah...sedih deh pokoknya...

Juli berlalu. Agustus Nezu sudah tidak rawat jalan lagi karena kondisinya sedikit membaik. Lama sudah Mrs.Yuki tidak pernah lagi datang ke Rumah Sakit. Sampai suatu hari di bulan November...

Datang seorang wanita Jepang setengah baya, ingin memeriksakan kucing bernama Nezu. Aku tengok kandang kucingnya, oooh ini mah Nezu-nya Mrs.Yuki. Kami tanyakan kok yang bawa bukan Mrs.Yuki?
Ternyata Mrs.Yuki sudah pulang ke jepang sodara-sodara sekalian...dan Nezu tidak dibawa karena tidak memenuhi syarat, padahal Mrs.Yuki sangat sangat ingin membawa Nezu. Jadi ceritanya Nezu dititipkan ke wanita ini (yang katanya adalah teman gerejanya). Sayangnya sepertinya wanita jepang yang ini tidak memelihara Nezu sebaik Mrs.Yuki, karena Nezu datang dengan kondisi yang amat sangat dekil, lusuh, tergeletak tak berdaya, dan jelas sekali diwajahnya tampak kesedihan.

Akhirnya kami sarankan Nezu untuk opname saja, lalu wanita ini menyetujui. Tapi ohlalala...dia mengeluhkan biaya opname yang mahal :( padahal sih biaya opnamenya ya emang segitu, bukannya mahal loh ya, tapi emang biaya opname hewan tuh ya segitu. Mungkin ibu ini belom pernah dateng ke dokter hewan aja kali, jadinya ngga tau pasaran harga :)) Mungkin kalau wanita ini tau berapa rupiah yang sudah dihabiskan Mrs.Yuki waktu berobat-jalan si Nezu...bisa-bisa dia ngga mau dititipin :))

Namun apa daya, baru dua hari opname, akhirnya Nezu tidak bisa bertahan. Kondisi Nezu saat itu sungguh memprihatinkan, aku jujur aja sampe sedih banget, ingat gimana dulu Mrs.Yuki setia nungguin Nezu sampe infusnya habis, Mrs.Yuki yang suka nyium-nyium Nezu padahal dia kan dekil :) Kalau Mrs.Yuki melihat kondisi Nezu saat itu, dia pasti marah, sedih, kecewa menitipkan Nezu dengan orang yang tidak tepat...
Mungkin sakitnya Nezu juga diperburuk dengan perpisahannya dengan Mrs.Yuki. Mungkin Nezu bertanya-tanya, kemana Mrs.Yuki yang selama ini selalu menyayanginya... Mata nezu tampak kosong, tampak sedih sekali, sangat jauh berbeda waktu dulu dia sakit, tapi Mrs.Yuki dengan sabar memangkunya, menungguinya sampai infusnya habis...

Jadi itulah sepenggal kisah tentang Mrs.Yuki dan Nezu si kucing dekil. Kucing dekil yang sangat beruntung karena pernah mendapatkan kasih sayang yang luar biasa dari seorang nenek tua :)

Minggu, 30 September 2012

Night shift, why not?

Haiiiiiissshhh.....mampir bentar aaah. Lama ga main ke sini :))
Maklum lah, sekarang udah sibuk kerja, liburan, syuting.
Oke, kata yang terakhir itu bohong. Tapi tetep aja intinya yang namanya udah kerja, punya jadwal sibuk sendiri. Syukur-syukur punya waktu luang buat nikmatin 'me-time.'

FYI aja deh, ini aja nulis postingan pas lagi shift jaga malem di Rumah Sakit. Hewan. Untung pasien lagi sepi. Dulu waktu awal kerja, selalu ngebayangin yang aneh-aneh tentang kerja shift malam. Mulai dari cerita serem lantai 2 yang banyak 'penghuni lain' nya, trus ngebayangin pasien yang datang juga bakal sakitnya macem-macem. Tapi ternyata ngga seserem itu juga kok.

Alhamdulillah nih, sampe saat ini ngga pernah ketemu sama 'hal-hal aneh' di lantai 2. Kalo denger cerita dokter2 yang lain, wuiih syereemm. Sejauh ini pengalaman paling serem cuman yaa, pas mau sholat magrib di mushola, ada sesuatu yang ngetuk-ngetuk jendelanya. Akhirnya sejak itu lebih milih sholat di ruang dokter aja hehehe.

Yang jelas, kalo jaga malam itu, yang aneh-aneh ternyata bukan pasiennya. Tapi owner-nya. Hahahaha serius ini :)) mulai dari yang hewannya sebenernya sehat-sehat aja, ngga kenapa-kenapa, tapi ownernya parno setengah mati sampai ngotot hewannya minta dirawat inap. Ada yang dateng jam 3 dini hari, kirain emergency, ternyata cuman minta hewannya divaksin. WOW, orang sibuk banget ini kayaknya sampe-sampe vaksin aja harus dateng jam 3 pagi. Ada juga yang hewannya beneran emergency trus perlu dioperasi, tapi owner ngga mau bayar. Ujung-ujungnya kredit macet. Hadooohh. Kalo ini rumah sakit punya saya ya bisa aja kali gratisan...

Veterinarian. Ini profesi yang hebat banget kalo aku bilang. Ga akan pernah bosan, karena setiap hari akan ketemu berbagai macam pasien yang lucu, galak, nyebelin, pokoknya setiap hari pasti dapet ilmu baru. Dan ini profesi yang susah, jauh lebih susah daripada Dokter manusia. Gimana ngga susah, lha pasiennya ngga bisa diajak ngomong, ngga bisa ditanya "yang sakit bagian apanya, cing? rasanya kayak gimana, cing?"
Tapi apapun profesinya, apapun kerjaannya, mau income besar atau income kecil sekalipun, mau susah, sibuk, pusing, atau nyantai, kalau dijalani dengan hati senang, pasti akan kerasan, iya kan? :)

Heeyy,, ini ceritanya mau ngerjain tugas buat presentasi kenapa malah ngeblog!! Okedeh...Bye-bye all! Nanti posting lagi deh :*


Rabu, 20 Juni 2012

As Time Goes By... (Part 4)

Jadi, di suatu sore yang suram ini, mari kita flashback lagi sedikit tentang hidup. It has been 3 months since i said that stupid words. Really stupid words that finally changed my whole life. So damn.

Tapi semua ada hikmahnya, banyak pelajarannya. Kalo ngga gini, kita ngga akan banyak belajar, iya kan sayang? Dua tahun kebersamaan kita tidak akan ada artinya kalau kita tidak pernah mengalami pembelajaran yang seperti ini :)

Trus, kita harus gimana? Jawabannya sampai sekarang belum kita temukan. Yang aku ingat, kita, seperti halnya abege-abege labil jaman sekarang, pernah jadi banci foto juga. Iya, i'm sure that every couple in this world yang lagi dimabuk cinta pasti pernah jadi banci foto. Dan banci ranjang (uupss?)

Did you remember this time, baby? This picture was taken after we watched Pocong Keliling movie, did you remember, eh? I'm sure you're not :))

Pilem paling aneh yang pernah kita tonton, gara-gara telat dateng dan kehabisan tiket nonton Twilight. Daripada gagal kencan, malah nyasar liat Poling :))

Jadi, ini dua tahun yang lalu, saat kita masih sama-sama muda, sama-sama gila. Kita yang selalu menghabiskan waktu liburan kita di Jogjakarta. Aah...kota itu, setiap sudutnya punya sejuta kenangan buat kita :)

Kapan kita kesana lagi, Sayang? Sekarang, waktu yang kita punya bahkan tidak pernah cukup untuk membuat kita bisa menghabiskan waktu bersama. Kamu sedang apa, dan aku sedang apa. Permasalahan klasik memang. We need more quality time together...

Sekarang, yang ada hanya harapan, doa, dan perjuangan. Mengutip kalimat @scorpioritta : I cried. He cried. And the tears said the words untold. Instead of hating you, let me tell you a thing; I love You. :')

Kamis, 19 April 2012

As Time Goes By... (Part 3)

Hmm...speechless saya... :)

jadi, 5,5 tahun sudah berlalu sejak saya masih seorang bocah pendek gendut berambut pendek berwajah imut (teteeuupp) yang dengan modal nekat merantau ke Surabaya, dengan niat baik ingin menjadi dokter hewan.

Sekarang, saatnya memulai kehidupan yang sesungguhnya, bekerja keras, demi sebuah pengalaman, bukan uang, tetapi sesuatu yang jauh lebih berharga dari itu :)

Saatnya membuktikan diri bahwa saya mampu menjadi dokter hewan praktisi yang baik dan cakap (dan cakep). Mudah-mudahan, di Jakarta yang semakin padat merayap ini, bisa membawa saya ke arah masa depan yang lebih baik. Bakalan kangen banget sama Surabaya nih, PASTI. Sediiihh maaaakk :')

Ngga mudah, hampir 6 tahun hidup di Surabaya. 6 tahun yang penuh suka duka, hura-hura, tangisan, perjuangan, kelaparan, 6 tahun bahkan belum mampu bikin saya bisa ngomong bahasa jawa :)

Surabaya, kota yang sebenernya sangat pas banget buat hidup, semua serba ada dan serba murah. Surabaya sudah menjadikan Yuta yang seperti ini. Teman-teman seperjuangan kuliah yang, aah...sudah saya anggap seperti saudara sendiri. Tanpa mereka jelas saya tidak bisa bertahan sejauh ini...

Mulai dari yang seneng-seneng bareng, belajar bareng, bolos bareng, liburan bareng, tradisi utang-piutang, berantem, salah paham, semuanya...sedih banget sih nulis beginian :')

aah...speechless saya...nanti aja lagi nulisnya, sedih banget ini :')

Rabu, 21 Maret 2012

Renungan Ayam...

...

Sekarang, saat ‘Langkah’ kita tersandung, aku bener2 berharap, tangan kita ngga melepas tangan yang lain, Tetap menggenggam biar kita ga jatuh. Tangan yang lebih kuat, menahan dan membimbing tangan yang lemah. Tangan yang besar, menopang tangan yang kecil. Tangan yang kecil, yang lemah, merasa dapat bimbingan dan kekuatan. Tangan yang ‘beda banget’, bisa saling menyesuakan, biar masing2 bisa merasa nyaman. Kalau sudah nyaman, ‘Langkah kaki’ kita pasti bisa seiring sejalan lagi, ga peduli ada batu apa lagi di depan sana, kalau kita sudah berhasil melewati batu sandungan yang besar, batu-batu lain cuman sebagai pengingat dan penguat ‘genggaman tangan’ kita aja :) karena hati kita sudah yakin, tangan kita sudah saling genggam dan saling menguatkan, maka kaki kita akan berjalan pada satu tujuan, Kebahagiaan…

Semua manusia tidak ada yang sempurna, tidak ada yang diciptakan sama. Semuanya berbeda, bahkan bertolak belakang, seperti kita. Aku yakin, Tuhan menciptakan itu semua, bukan untuk menjauhkan kita, tapi untuk memberi kita pelajaran agar kita saling melengkapi dan menguatkan…

Sabtu, 17 Maret 2012

As Time Goes By... (Part 2)

Hola...dateng lagi saya!! Mudah2an kali ini mau nulis ga digangguin ponakan lagi -_-

Hmm...apa ya? Banyak yang pengen ditulis, tapi males nulisnya :))
yang jelas, seiring waktu berjalan, banyak yang udah berubah. Bukan aku aja ternyata, bahkan girlband favoritku Berryz Koubou pun juga begitu. Ga percaya? Perhatiin aja nih:


Ini poto Berryz Koubou di single ke-2 mereka. Buat yang belom tau, Berryz Koubou itu girlband dari jepang, dibawah naungan Hello!Project. Mulai terbentuk tahun 2004, dulu sih anggotanya 8 orang. Sekarang tinggal 7. Info lainnya googling sendiri deh ya :D

Trus kenapa sama si Berryz ini? Ya mari kita liat bersama... di poto ini mereka cute banget. Kawai. Unyu. Namanya juga masih anak2. Lagunya juga masih tema anak2. Kalo aku sih paling ngefans sama Momoko Tsugunaga dan Risako Sugaya (itu tuh yang paling depan berdua). Tanya kenapa...?

Si Momoko, selain mukanya yang (menurut aku) jepang banget, imuuuutt banget, suaranya juga unik lucuuuu :))
Udah gitu jogetnya seger banget, kalah dah es doger...
Si Risako aku juga suka, cantik menurut aku. Ini baru namanya cewek. Hehehe. Suaranya juga khas.

Eh tapinya kalo ngomongin suara, semua member Berryz suaranya emang unik kok, punya ciri khas, beda sama girlband yang lain. Sambil merem dengerin lagunya aku bisa nebak ini giliran sapa yang lagi nyanyi (ya iya laaahhh). Kalo aku sih salut banget sama mereka2 ini, soalnya kalo di panggung, ga pake lipsync, tapi suaranya mantaaappp. Udah gitu nge-dance nya juga keren, rileks n lincah banget, wah gile deh pokoknya....salut...ngga kayak girlband indonesia mah...
Kalo penasaran liat aja youtube nya hehehe

Trus...apa kabar si Berryz sekarang? Tenang...mereka ngga bubar kok. Malah makin keren, walopun membernya tinggal 7 orang. Sekarang udah ngeluarin Single ke-28. Trus...apa mereka masih unyu2 kayak yang dulu? Mari kita lihat poto berikut ini...


Taraaaa! They look sooo different! Makin keliatan tambah dewasanya, lagu2nya juga udah ga kekanak-kanakan lagi. Sebenernya ini bukan poto terbaru mereka sih, cuman aku suka aja sama poto yang ini hehehe. Mereka keliatan banget perubahannya disini. But still Momoko is very cuuuteee!!! Yah intinya mereka udah tumbuh dan berkembang...kayak dari ulat jadi kepompong dan sekarang udah jadi kupu-kupu...

Trus kenapa sama si Berryz yang berubah?? Ya ngga ada apa-apa sih. Namanya juga aku iseng2 aja nulisnya. sebenernya intinya buka tentang si Berryz juga. Semuanya cuman contoh, bahwasanya seiring waktu berjalan, banyak perubahan pada diri kita yang kadang kita sendiri ngga sadarin. Kayak aku juga, dari yang gendut, trus jadi gendut buanget, trus jadi kurusan, trus sekarang gendut lagi -_-

As times goes by... Banyak banget hal-hal yang berjalan ngga kerasa, tau2 tahun demi tahun udah lewat aja. Yang rasanya baru aja kesel banget sama panitia Ospek kampus, eeh sekarang udah siap2in kebaya buat Pelantikan. Basi ya cerita aku? Bodo amat...yang jelas emang itu yang lagi aku rasain sekarang. Kemana perginya waktu, yang begitu cepat berlalu, padahal aku disini masih belum banyak maju? :')

Rabu, 14 Maret 2012

As Time Goes By... (Part 1)

Yaiiiiyy...after a very looooong time, akhirnya saya bisa kembali nulis disini :))
ini yang namanya penutup, untuk membuka awal yang baru...

ehh?? emang mau kemana neng??

Ngga kemana2 sih...cuman kayaknya fase hidup yang lama (sebagai mahasiswa) sudah berakhir. Sekarang waktunya menjalani realita hidup sebagai fresh graduate veterinarian. Fakta yang paling menyedihkan dari semua ini adalah: UDAH GA DAPET LAGI UANG JAJAN DARI ORTU. Bah! Lalu bagaimana saya melanjutkan hidup...ngemall? Nyalon? Ayayayayayyy...

Ini yang namanya kehidupan, anak muda! Semua terus berjalan. But well, honestly, mungkin saya (and you, maybe?) ngerasa belum 100% siap ngehadapin semua ini. Mau nyari kerja, males (Jangan dituru wahai generasi muda!). Bawaannya mau liburaaaan mulu. Gulang guling dikasur, trus dapet duit dari ortu. Aih...semua itu tinggal kenangan...

AAA SAKIT PERUT!!!
Kalo gitu ntar lagi nulisnya baybaymmmuuaah :*

Minggu, 28 November 2010

Nongkrong: Bukan sekedar menggosip


oke. to the point. pernahkah kalian nongkrong2 di restoran, cafe, mall, ato dimanapun lah. pasti pernah dong. biasanya nongkrong paling asik kalo sama temen2. sebagai makhluk cewek,, saya pribadi sangat senang nongkrong, mulai dari nongkrong yang bermodalkan limaribu sampai seratus ribu. yang penting buat saya bukan dimana nongkrongnya,, tapi yang penting adalah: apa gossip terbaru nya. yihaaaaa....gossip adalah sebagian dari iman kawan... :D

kalo nongkrong,, saya bukan tipe yang sukanya ngopi2. saya lebih ke tipe yang doyannya ngemil2. wajarlah. saya kan dokter hewan *nah loh*

cewek rata2 menghabiskan waktu nongkrongnya lebih lama dari cowok. survey dikalangan hewan membuktikan bahwa 8 dari 10 cewek betah nongkrong selama lebih dari sejam. sejam
ditempat yang sama. ngobrol ngalor ngidul. dari gosip artis hingga negosipin dosen. padahal menu yang dipesan udah habis bis bis. mau pesan lagi, apa daya dompet tak sampai. tapi tetep lah,, muka tebel,, gosip jalan teruuusss...

5 topik yang paling sering dibahas cewek saat nongkrong yaitu:
1. curhat soal pacar
2. ngomongin temen cewek
3. ngomongin temen cowok
4. ngomongin gosip artis
5. ngomongin soal kuliah/kerjaan

nah,, lanjut lagi. lalu,, apa jadinya kalo si cewek2 ini udah kehabisan bahan obrolan atau si mulut udah capek banget buat ngobrol??
pengen cabut, kok masih pengen duduk2 aja. pengen pesen makanan lagi, kok dompet ga ngijinin. apabila kalian mengalami kejadian ini, maka saya punya tips ampuh menghilangkan rasa bosan saat nongkrong yaitu: KREATIVITAS

bah, apa pula si dokter ini ngomongin kreativitas. eits, tunggu dulu, saya memang bukan orang yang kreatif, tapi saya punya cara unik menghabiskan waktu nongkrong selain ngobrol dan ngobrol. saya sebut ini sebagai 'Grafiti Makanan'

pernah dong, saat nongkrong, di piring atau gelas kalian ada sisa2 makanan? biasanya sih berupa sayur2an. nah,, daripada ga diapa2in, lebih baik sisa2 makanan itu dibuat sesuatu yang lebih (tidak) berguna, yaitu dibuat sesuatu yang seperti gambar berikut ini:


assssoooooyyy....cantiknyooooo!!! gampang sekali bukan?? grafiti ini merupakan hasil karya saat saya nongkrong bersama seorang sobat beberapa hari yang lalu. dibuat dari sisa2 menu yang saya pesan yaitu Mac'n'Cheese. dan menu sobat saya berupa Lasagna.

ada lagi grafiti yang lebih rumit yang pernah saya buat dari sisa makanan fastfood jepang,, yang anda semua pasti tidak menyangka kalau itu adalah...bukan makanan sungguhan, karena dibuat dari tissu yang dihias dengan sisa makanan. ada yang mau mencicipi?


nah...itulah beberapa contoh hasil dari grafiti makanan yang pernah saya buat. mungkin kalian bisa jauh lebih kreatif dari saya. maka,, jangan lupa untuk melakukan tips dari saya ini saat kalian sudah jenuh dengan acara nongkrong yang diisi dengan gosip dan gosip. selamat mencoba!

Sabtu, 27 November 2010

absen malam!

halo! cuman mau lewat numpang absen malem.
biar pada tau kalo saya masih idup. masih eksis. cuman jarang nulis. soalnya lagi gerimis. dan teriris. kegigit kayumanis. dan berkumis.

nantiiii...
kalo udah dapet mood nya,, saya posting sesuatu yg bermanfaat buat nusa dan bangsa. amin.

salam terhangat,
-dokter sotoy-

Sabtu, 21 Agustus 2010

apaan ya?

hai hai,,
lama juga ngga sempet corat coret disini. lagi sibuk nyelesain skripsi yang akhirnya udah kelar. dan sekarang gw sudah menjadi sarjana. hiks....maaaaakkk anakmu udah jadi sarjana maaaakkk...
eits,, sabar, sabar, buat yang mau berobat gratis kudu sabar, soalnya dokter cantik ini masih belom bisa ngelanjutin koasnya. jadi masih lamaaa baru ngantongin gelar dokter hewan. sabar yak...

bulan puasa. gw puasa. temen2 gw banyakan yang ga puasa. dan udah jadi hal biasa buat gw kalo disiang bolong yang panas teriknya luar binasa ini, dipinggir jalan masih banyak orang2 yang nangkring dengan santainya minum es dawet. sabaaaarr...

sebenernya gw sedang agak tidak beres. kondisi badan sedang payah2nya. apalagi kondisi keuangan, jangan tanya deh. mau cepet2 mudik lebaran, tapi mudik masa ngga bawa apa2. mau kelamaan bertahan dikota orang dengan kondisi kayak gini juga, lama2 bisa2 gw jadi gembel. tapi gapapa ah, biar gembel yang penting cantik ahahahay

kadang gw bingung, sama siapa lagi gw harus mengadu. setiap hari udah ngadu sama Tuhan, moga2 aja Dia ngga bosen gw ngadu mulu. tapi Tuhan juga banyak yang harus diurusin kan, ngga cuman ngurusin gw aja. jadi wajar lah buat gw kalo doa gw agak lama dikabolinnya, waiting list nya panjang kali ya. yang namanya gw curhat ama temen mah, udah keseringan. sama pacar? ini yang bikin bingung. sebenernya gw pengen cerita masalah gw, tapi kok kesannya gw ngeluh mulu. kesannya gw ngomel mulu. padahal, gw cuman mau sharing aja apa yang gw alamin. apa yang terjadi dengan kondisi gw sekarang. gw cerita sama pacar bukan buat minta dia bantuin selesain masalah gw, ngga sama sekali. gw bercerita cuman ya...cuman karna dy pacar gw dan gw rasa dy kudu tau apa yang sedang terjadi pada gw. mungkin pacar gw juga jenuh kalo gw selalu dan selalu nyeritain permasalahan gw yang kayaknya itu2 aja. maapin saya yak pacar...

akhirnya lebih baik gw nulis aja kali yak? lumayan lah...ngurangin sedikit beban gw. daripada gw seharian uring2an mikirin besok makan apa, mending gw nongkrongin laptop dengan manis, dan mulai menulis tanpa arah dan tujuan. bodo amat. ini blog gw. suka2 gw dong mau nulis apa. lagian gw ga pernah maksa orang baca tulisan gw kok,, jadi tolong yang baca jangan keberatan sama apa yang gw tulis hehehehehe

maaaaaakkk....saya mau pulaaaaaang...huhuhuhu...sabaaarrr....
lebaran masih lama naaak,, nikmatin dulu kebebasan kamu disini,, sebelum terikat dengan adat istiadat yang harus dijalankan kalo udah pulang kampung.
gw yakin gw bisa survive. gw udah biasa dengan kondisi yang seperti ini. dan gw sudah sangat terbiasa tidak punya siapa2 yang bisa bantuin gw. jadi gw yakin gw masih bisa bertahan. gw ga boleh manja. gw ga boleh lembek. gw ga boleh ngeluh terus. gw bisa bertahan! masih bisa. harus bisa. semangat,, cantik!!! kamu pasti bisa!!!

Minggu, 27 Juni 2010

Coz this is africa...

alamak. heran beribu heran dengan piala dunia kali ini. bukannya gw sok2 ngerti bola. ngerti juga ngga. cuman kalo musim piala dunia gw jadi suka ikutan nonton. ternyata seru juga.
biasanya gw nonton pas udah mau final, cuman kali ini kayaknya terjadi suatu kehebohan di piala dunia yang rugi banget kalo gw ga ngikutin dari awal hehehe

negara2 yang gw jagokan sudah berguguran perlahan2...bye2 itai, bye2 inggris...
kadang ngga percaya aja tim2 yg punya nama bisa dikalahin sama negara2 yang ngga bersinar,,
contohnya aja Ghana bisa menang dari Amrik, gw salut banget sama Ghana.
padahal kalo diliat badan pemainnya Ghana kecil keciiill, kalah sama body nya Amrik yang yahud.

kalah taruhan 2 kali...sudah kapok gw taruhan...
kayaknya piala dunia kali ini bener2 unpredictable
bener kata mereka, ini Afrika, anything can possibly happen...

Senin, 21 Juni 2010

kombinasi maut jatuh cinta, bokek, dan homesick

hhmm...apa ya?

cuman sejak kemaren perasaan gw ga enak,
kayaknya ada sesuatu yg berjalan tidak seperti biasanya,
kayaknya ada suatu sistem dalam hidup gw yang harus diperbaiki sedikit,
masalahnya gw belum yakin bagian hidup gw yang mana yang agak salah,
sayang gw ga bisa memeriksa diri gw sendiri, secara gw bukan hewan lha yaww.

mungkin akhir2 ini gw menjadi lebih sensitif, istilah kerennya sih reaksi hipersensitivitas gw sedang meningkat drastis.
kadang gw terlalu menanggapi sesuatu secara berlebihan, atau malah gw bersikap sangat menyebalkan sekali.
ya bukan salah gw juga, gw kan hanya manusia biasa, masih muda, masih labil, masih cantik.
tapi kalo dipikir2, ngerugiin juga nih, kalo ngga segera ditangani.

apa ini efek dari sudah dua minggu gw ngga makan fastfood?
mungkin aja. apa sih yang ngga mungkin. yang jelas, jujur sejujur-jujurnya, gw menyesal sekali atas segala tindakan gw yg agak menyebalkan akhir2 ini.
bahkan temen2 seperjuangan gw juga sedikit komplain, wah, berarti ini emang ada yang ngga beres dalam diri gw.
payah ah...lo ngga boleh kayak gini terus sayang...
semangat dikit lah jalanin hidup...belajar jadi lebih dewasa dikit napa...

well, sebenernya gw juga agak kesel sama mamah gw yang kayaknya menelantarkan gw. sudah berminggu2 beliau tidak memberi kabar.
gw coba hubungin ngga ada reaksi. ya iya lah, soalnya gw ngehubungin buat minta duit. mungkin dia ngerasa aja ni anak pasti mau minta duit, kabur dulu aah, saya juga sedang kering.
hahahaha...still lop yu lah mah...

kangen banget sama masakan mamah, udang goreng tepung, hmm...sumpah saya kangen masakan rumah.
walopun masakan rumah gitu2 aja. tapi kan gratis. hahaha
kadang walo udah dirumah, nasib makan gw sama bokap juga ngga jelas. secara mamah kerja, jadi siang ngga pernah ada masakan mamah. dia masak kalo weekend doang. biasanya sih dia pesenin di warung makan gitu, trus gw disuruh ngambil ntar siang. tapi kalo lagi apes, gw sama bokap disuruh mamah nyari makan sendiri.
kalo bokap rajin, dia dengan sotoy nya sok2 jadi chef didapur. gw yang jadi korban masakannya. kalo lagi males, pasti dia ngajakin gw beli soto atau sate. tapi kalau lagi kere, maka kembali lah kita kepada makanan penyelamat hidup: indomie

jaah...omongan gw kemana-mana ini mah...maklum sodara2, ini saya nulisnya dengan kondisi perut lapar. jadi harap maklum. oke.
sekian dan terima kasih.

Selasa, 15 Juni 2010

Hari yang aneh

halo hola...mau nyoba bikin tulisan hari ini,, mumpung hari ini cukup bermakna buat gw, secara seminggu kemaren sudah nganggur senganggur2nya orang nganggur. maka hari ini gw nobatkan sebagai hari yang cukup bermakna dalam hidup. guuut...akhirnya hidup lo berarti juga yut...

seperti biasa, hari gw dimulai pada pagi buta, tepatnya jam 10.30 WIY (belom tau WIY? Waktu Indonesia bagian Yuta), setelah terbangun oleh sms dari dosen gw yang minta gw buruan dateng ngampus bantuin nyiapin buat ujian anak2 ntar siang. sebagai asdos yang baik hati dan berbakti kepada nusa dan bangsa, maka buru2 lah gw mandi dan lain2, sampe terjadi suatu tragedi yang cukup menghebohkan kos2an cewek...

TKP: garasi kos2an. gw sedang berusaha mengeluarkan motor gw yang kejepit diantara motor2 lain yang susunannya udah ga karuan. mana ingat janjian mau penelitian sama temen, mana janjian sama dosen, alamaaakk, saya harus buru2 nyampe kampus ini...kenapa pula motor saya jadi kejepit gini...
senggol sana senggol sini, seret sana seret sini, sorong ke kiri sorong ke kanan,
tiba2...pluukk!! eh bunyi apa tuh?? maksudnya mau gw tulis 'plung' tapi kok kesannya kayak bunyi apaaa gitu...
toleh kiri kanan, atas bawah depan belakang, ternyataaa...gw nyenggol motor orang dan spionnya tiba2 jatoh!! eeh??? lha...kok copot sii? perasaan gw cuman nyenggol dikiiiiitt.
panik saya, itu spion model apaan geje gitu tiba2 spionnya lepas dari tangkainya.
buset dah...mana buru2 gini... akhirnya gw coba pasangin lg tu spion ke tangkainya. 10 menit...15 menit...aaaaaaaaaa kok ga bisaaaaaa???? kabur aja apa yak? mumpung ga ada yg liat??
hahaha...ga tega juga. akhirnya gw selidikin itu motor punya siapa, trus beraniin ngetuk pintu kamar si empunya motor.

tok tok tok...misi mbak...maap itu tadi spion motor kamu kesenggol saya tiba2 copot gitu...
bisa bantuin masang lg ngga? soalnya saya udah usaha tapi ga bisa2...maap...

untungnya si empunya motor baik hati, setelah dia nyoba2 tetep ga bisa, akhirnya dia bilang yawdah gak papa, nanti biar dia bawa kebengkel...sukur dah...makasih mbak...maap saya buru2 banget mau ngampus soalnya...

pffiuuh...ngacirrr daaahh ngampuusss...
nyampe kampus ternyata si dosen udah selesai nyiapin buat ujian. telat saya. si dosen tanya, kamu doyan liat bola juga ya, sampe bangunnya siang gitu. gw bilang aja iya. padahal aslinya pacaran sampe subuh. hahahaha

lanjuuut...akhirnya setelah basa basi dikit, gw pamit sama si dosen, bilang mau penelitian. jadi ceritanya hari ini dapet sampel, lumayan lah, ada kerjaan juga. trus waktu iseng2 maen ke klinik ternyata dapet lagi dua sampel. hohoho senangnya hatiku...semoga berhasil, biar cepet kelar ini kuliahnya :)

pas di klinik, ada kejadian lagi. ada engkoh2 tua bawa anjingnya dalam kardus. itu engkoh2 celingak celinguk aja, kayaknya baru pertama kali bawa anjingnya ke rumah sakit hewan, jadi dia semacam ga ngerti mau lapor kemana gitu. gw samperin lah itu engkoh2...

gw: anjingnya kenapa koh?
engkoh: iya ini anjing saya lemes banget, kemaren habis dikeroyok trus digigit sama anjing2 saya yang gede2. kakinya pincang gitu, kayaknya infeksi
gw: *berasa udah jadi dokter beneran* coba saya liat koh...
engkoh: iya ini *sambil ngeluarin tu anjing dari kardus* lho kok dia lemes banget gini ya...udah tiga hari ga mau makan juga
gw: *ngeliatin tu anjing* iya ini badannya udah lemes banget, kok baru aja dibawa kesini, kasian yak *sambil megang2 tu anjing sok2an meriksa gitu deh*
engkoh: iya tolong diperiksain ya mbak...
gw: yah...kok ini anjing ga bisa bediri sendiri, ga ada refleksnya lagi?

trus dateng anak koas yang lagi jaga di klinik...

anak koas: pasien ya dek? baru dateng?
gw: iya mbak, buru, udah lemes banget kasian nih
anak koas: *megang2 tu anjing sambil meriksa* yaaah...ini mah udah mati...
gw: heeeeh???? masa si mbak?? itu matanya masih melotot gitu kok
anak koas: yah coba aja kamu cek itu nafasnya ada ngga?
gw: *merasa bego banget trus ngedeketin tangan ke idung si anjing* iya ya mbak...udah ga ada...
anak koas: nah lho...
engkoh: eeh?? masa sudah mati?? tadi dijalan masih hidup kok...
gw: iya koh udah mati...
anak koas: coba ambilin stetoskop, sapa tau masih ada detak jantungnya

trus setelah diperiksa lagi, ternyata bener aja si anjing udah mati. alamak...kasian banget sii...
mana anjingnya lucu banget, anjing kecil gitu...
dan pas gw liat ke arah si engkoh2, dia udah bercucuran airmata sampe ga bisa ngomong lagi
aaah...pemandangan yang gw paling ga suka...akhirnya gw ikutan terharu juga...
si engkoh2 rupanya sayang banget sama anjing kecilnya itu...

well...itulah cerita saya hari ini...maka saya pulang kembali ke habitat dengan perasaan haru, itulah kawan, jangan sepelekan binatang peliharaanmu, kalo udah ada tanda2 ga beres, buruan bawa ke dokter, jangan nunggu sakitnya parah dulu...kalo semua udah terlambat gitu, kita pasti ngerasa sangat berdosa sekali...